ASEAN Para Games 2011 – Sepi Tapi Kaya Prestasi

ASEAN Para Games 2011 merupakan sebuah kompetisi olahraga 2 tahunan se-ASEAN khusus untuk atlet-atlet disabilitas atau cacat fisik. ASEAN Paragames 2011 merupakan kompetisi Paragames ke 6 sejak tahun 2001 dan Indonesia mendapatkan kehormatan sebagai Tuan Rumah alias penyelanggara ASEAN Paragames tahun 2011 ini. ASEAN Paragames 2011 ini dilaksanakan di Kota Solo, sebuah kota yang terletak di Jawa Tengah, kira-kira 80 Km dari kota saya tinggal yaitu Yogyakarta.

ASEAN PARAGAMES 2011 – SEPI TAPI INDONESIA KAYA PRESTASI

Kemaren Minggu 18 Desember 2011, Komunitas Blogger Jogja (KBJ) mengadakan Tour de Solo untuk melihat dan meliput mengenai ASEAN Paragames 2011 sekalian untuk kopdar rutin bulan Desember. Sampai di stadion Manahan Solo langsung terkejut dan trenyuh karena 2 hal yaitu sedikitnya penonton yang datang untuk menonton dan mendukung Indonesia di ASEAN Paragames 2011, apalagi di dalam stadion Manahan yang saat itu sedang dilangsungkan cabang olahraga atletik dan yang kedua adalah sikap yang ditunjukkan oleh kaum disabilitas yang tetap semangat dan percaya diri serta mau berjuang hingga tetes keringat terakhir demi negara Indonesia. Sungguh luar biasa..

Meskipun dalam keterbatasan dan sedikitnya dukungan masyarakat, atlet Indonesia dalam cabang olahraga atletik yang bertanding kemaren di stadion Manahan Solo bisa meraih medali emas. Aku dan teman-teman juga ikut berdiri pas pengibaran bendera Indonesia diiringi lagu Indonesia Raya.

Indonesia meraih Emas di Paragames 2011

Indonesia Menjadi Juara 1 di Salah Satu Cabang Atletik

Di dalam stadion yang sepi aku berpikir kenapa ya pesta olahraga se-ASEAN bisa sepi gini. Stadion Manahan yang biasa memuat ribuan penonton hanya terisi beberapa kursi saja. Hanya tribun pintu A1 dan A2 saja yang ada penontonnya. Di tribun lain sepi sekali apalagi di tribun terbuka. Sangat kontras sekali dengan ajang SEA Games 2011 lalu yang di stadion GBK penuh sesak manusia untuk mendukung Indonesia. Tanya Kenapa? :D Ni penampakannya stadion manahan solo yang sepi

Paragames 2011 Sepi Penonton

Paragames 2011 Sepi Penonton

Tapi untungnya, atlet-atlet Indonesia pada event Paragames 2011 ini tetap semangat dan berjuang untuk mendapatkan medali emas dan mengharumkan nama Indonesia. Bahkan saat ini Indonesia bisa berada di urutan kedua perolehan medali ASEAN Paragames 2011 dengan total 115 medali emas, tertinggal 5 medali dari Thailand yang berada di urutan pertama dengan perolehan 120 medali emas. Hasil yang sangat luar biasa karena pada ASEAN Paragames sebelumnya Indonesia hanya berada di urutan ke tiga atau keempat. Meskipun kecil kemungkinan bisa menjadi juara Umum ASEAN Paragames 2011, tapi menjadi runner up pun sudah merupakan hasil yang maksimal dan luar biasa untuk atlet Indonesia. Bahkan bisa mendapatkan medali emas lebih dari 100 itupun sudah bagus dan diluar target awal.

Semoga dengan adanya ASEAN Paragames 2011 ini, maka masyarakat Indonesia jangan pernah menyepelekan dan memandang sebelah mata kaum disabilitas. Mereka juga mampu berbuat banyak meski dalam keterbatasan. Mereka juga bukan manusia yang cacat fisik dan harus dilemahkan, tapi mereka manusia yang mempunyai sikap sabar, tekun dan juga rasa kekeluargaan yang tinggi. Buktinya di ASEAN Paragames 2011, mereka mampu meraih banyak medali emas. Maju terus kaum disabilitas dan maju terus ASEAN Paragames 2011.

 

  • Pin It

About The Author "tomi"

Blogger biasa yang hobby menulis dan berbagi informasi kepada orang lain.

Google+ facebook twitter

46 thoughts on “ASEAN Para Games 2011 – Sepi Tapi Kaya Prestasi

  1. Maaf Mas Tomi, saya terpaksa pulang ke Sleman karena asam urat… #alasan

    Eh, tapi benar kok. Semua blogger yang nginep di Hotel Mangkuyudan menjadi saksi. #halah

  2. sak jane pengen ikut meramaikan ke Solo, tapi rencana kegiatan yang lain udah lebih dulu dibuat sebelum KBJ ngumumin mau kesana, ya apalah daya :D

  3. Itulah indonesia, hanya menggebor2 kan nasionalisme sesaat.
    Padahal, walaupun mereka kaum disabilitas, mereka tidak berbeda dengan kita. Mereka adalah saudara kita, sama-sama indonesia. Sudah sepatutx kita memberikan dukungan moral kepada mereka.

  4. gimana gak sepi, kurang promosi kali, coba kalo ditayangin di tv pasti rame ky kmrn :silau: :ting:

  5. hmmm… sayang ya, padahal kan mereka (kaum disabilitas) juga memiliki kemampuan, buktinya itu bisa nyumbang emas,belum tentu orang yang normal juga bisa nyumbang emas kaya gitu…

    saya nggak nonton,Mas…
    terlalu jauh soalnya dari rumah saya, bogor.. :nangis3: :cerutu:

  6. Sayang, saya nggak bisa ikut meliput hari minggu kemarin. Paragames berikutnya diadain dimana, ya? Yang pasti bukan di Indonesia lagi, khan?

  7. Apapun perhelatannya, jika mau menarik minat banyak orang, ya mesti ada pemasarannya kan? :).

    Kalau masyarakat tidak awas, ya mungkin tidak akan menonton. Apalagi media juga sepertinya tidak seagresif memberitakan SEA GAMES kemarin.

    • ya itu permasalahannya mas.. kenapa dan kenapa tidak ada yg mempublikasinya kecuali TVRI dan metro beberapa waktu lalu

  8. Walaupun sepi tapi tetap rame karna KBJ, [ramenya disatu t4 tok] hehehe.
    Apalagi pas waktu makan, rame tenan. hehehe… pisssssss.. (,”)

    Nah yg jadi pertanyaan, kok bisa acaranya di selenggarakan di Solo?

    Btw sebenarnya [selain Menpora] pemerintah tau gak sih adanya acara para games ini?
    karna kalo melihat pas dilokasi dan mencari info2 dari berbagai sumber yg terkait ttg kegiatan ini pemerintah kita menutup sebelah mata bahkan kurang peduli terhadap Asean Para Games ini. Jadi seharusnya orang2 penyandang cacat ini selain butuh dukungan dari masyarakat tetapi mereka juga butuh dukungan dari pemerintah kita, apalgi kan ini pertandingan yang membawa nama Negara.

    Selain orang2 cacat ini /disabilitas, kita juga lupa masih ada lagi orang2 yahng hampir sama seperti ini nasibnya [Orang Dengan Skizofrenia], =lebih kurang orang sakit jiwa.
    Meraka ini juga [ODS] sangat membutuhkan dukungan dari kita sbg masyarakat dan pemerintah, bukan malah ditelantarkan. Parahnya lagi kadang ada beberapa keluarga yang sengaja menelantarkan mereka, karena mereka menganggap anggota keluarganya yg menderita Skizofrenia ini merupakan aib bagi keluarga,/u>.

    Mari kita sebagai masyarakat peduli terhadap mereka [orang yang menderita skizofrenia, orang2 yang cacat, orang2 yang kekurangan dan orang2 yg berpenyakit dan menderita,/b> lainnya].
    saya mempunyai data dan melihat masyarakat sering mengusir/menyuruh menjauh apabila mereka mendekat, pemerintah minim rasa peduli kepada mereka, hanya RSJ dan panti-panti yang dibawah naungan yayasan tertentu saja yang mengurus mereka.

    Inilah Indonesia, Garuda di dadaku. Hidup Indonesia.

    Salam bloggernes

    • kalah dengan bangga mas..
      memang cuma runner up tapi perolehan medali emas nya terbanyak mas daripada di tahun2 sebelumnya

  9. Mungkin yg nonton nya malu kali mas, malu sama mereka yg memiliki kekurangan secara fisik namun sangat kaya akan prestasi…

  10. Dari foto yang ditampilkan sangat jelas kalau di stadion sepi mas, lebih sepi dari pada di kuburan. :silau:
    Saya juga gak tahu mas kalau ada event ASEAN Paragames ini. Baru tahu setelah berkunjung kesini.

  11. Waktu pengadaan acara terlalu dekat, mungkin jadi alasan Mas. Kita ini kebanyakan punya hobi ‘jenuh’, jadi butuh waktu renggang untuk membuatnya meriah :swt3:

    • ya memang paragames itu selalu setelah sea games pak..
      harusnya malah sponsor sea games jg sponsori asean paragames

  12. Sangat bertolak belakang sekali ya dengan kemeriahan SEA GAMES kemarin… Namun patut diacungi jempol untuk seluruh atlet para games. Jujur saya kira kemarin itu paragames adalah acara lomba paralayang gitu hehehehe…. ternyata acara buat atlet disable kita ya…

  13. seagames aja rame, lagian ini yg tanding malah ga didukung….payah orang indonesia….bahkn beritanya ga show up, cuma berita lewat aja…miris

    • yaa begitu lah mas.. masih ada perbedaan mana yg menguntungkan mana yg tidak menguntungkan

Baca Postingan Lainnyaclose