Domain Name System [DNS] Server

Pada postingan sebelumnya yaitu blog ini sakit, aku menyinggung sedikit tentang Open DNS yang aku pakai. Ternyata respon komentar dari teman blogger lainnya sangat antusias untuk mengetahui apa itu Open DNS. Nah akhirnya aku buat deh postingan tentang DNS dan trik mempercepat koneksi dengan DNS.

DNS adalah kependekan dari Domain Name System yaitu sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surat elektronik (email) untuk setiap domain

Nah dari pengertiannya kan sudah jelas kan mengapa blog ini kemaren sakit Karena pindah hosting, otomatis IP dan informasi host dan domainku berubah. Dari DNS yang lama berubah menjadi DNS yang baru. Rata-rata cache DNS dari ISP lokal baru refresh setiap 1 minggu sekali.

Nah kelemahan koneksi internet Indonesia seperti Speedy, Smart, IM2, dll inilah yang menyebabkan lambatnya load DNS yang baru. Cache DNS masih mengambil informasi database dari DNS yang lama. Hal inilah yang menyebabkan teman2 blogger yang mengakses blog ini menggunakan DNS dari salah satu provider lokal indonesia tsb, pasti masih akan disuguhi themes WP dan postingan tgl 28 Mei 2010

Nahh setelah menimba ilmu dari Adabisnis.com, baru tau ternyata ada ada cara untuk mengatasi resolved DNS yang lama dengan cara mengganti DNS bawaan ISP Indonesia dengan Open DNS maupun Google Public DNS. Mengganti DNS setelah aku coba ternyata selain mempercepat resolved host, bisa juga untuk mempercepat koneksi internet juga. Speedy yang aku gunakan sekarang terasa lebih maknyusss dan makwuusss hehe…

Cara mengganti DNS adalah berikut (saran : simpan dulu DNS bawaan koneksi anda, jika sewaktu-waktu mau digunakan lagi ) :

1. Masuk ke Control Panel -> Network Connection

2. Klik kanan pada nama jaringan atau LAN, dan pilih properties, dan sorot pada tulisan Internet Protocol / TCP IP dan klik properties. Lihat gambar untuk lebih jelasnya.

Properties

3. Nah tinggal isi aja primary dan secondary (prefered/alternate) DNS Server dengan Open DNS yang akan kita gunakan

4, Klik OK dan selesai deh

Coba aja rasakan koneksi browsingnya. Untuk browsing ke situs luar negeri pun biasanya lebih cepat aksesnya daripada menggunakan DNS bawaan. Dan untuk DNS nya sendiri, teman2 bisa pake Open DNS ataupun Google Public DNS. Untuk Open DNS isi dengan 208.67.222.222 pada primary dan 208.67.220.220 pada secondary. Sedangkan untuk Google Public DNS bisa diisi dengan 8.8.8.8 pada primary dan 8.8.4.4 pada secondary.

Oke deh smoga bisa membantu. Yang penting jangan panik setelah pindah hosting :D Kesalahan bukan pada server, hosting atau teman2, tapi karena DNS dari ISP lokal.  Saya tak lanjut kerjain TA saya dulu. Go Go Blog!