Keuntungan Beli Tiket Kereta Api di Traveloka

Kereta Api merupakan mode transportasi jarak dekat maupun jarak jauh yang banyak disukai oleh banyak orang. Naik kereta api kini menjadi tren bagi masyarakat yang ingin bepergian. Kereta api banyak dipilih warga karena harganya terjangkau dibandingkan mode transportasi lain. Selain itu dengan menggunakan kereta api akan lebih tepat waktu dibandingkan dengan menggunakan mode transportasi darat yang lain karena memiliki jalur tersendiri maka tidak ada yang namanya macet di jalan. Risiko kecelakaan juga lebih minimal sehingga dinilai lebih aman. Dengan menggunakan kereta api juga lebih minimal guncangan sehingga bagi kamu yang suka mabuk perjalanan akan lebih aman.

Sebelum kamu memilih menggunakan kereta api tentunya harus membeli tiket terlebih dahulu bukan ? Jika jaman dahulu kita membeli tiket datang terlebih dahulu ke stasiun, kini jika kamu masih menerapkan hal tersebut pasti akan banyak kemungkinan kehabisan tiket. Dengan semakin majunya sistem teknologi dan informasi kini membeli tiket kereta api tidak perlu ke stasiun. Jika kamu menggunakan aplikasi traveloka, kamu bisa memesan tiket dari rumah tanpa perlu ke stasiun. Karena keuntungan membeli tiket di traveloka sangat banyak maka kita bahas di bawah ini :

  • Bisa Beli Tiket Jauh-Jauh Hari

Kamu bisa membeli tiket kereta api pada jauh-jauh hari sebelum kamu berangkat, bahkan bisa pesan tiket kereta api kamu 30 hari sebelum keberangkatan. Jadi, tidak ada lagi rasa khawatir akan kehabisan tiket bukan ? jika kamu sudah menentukan akan ke mana, langsung saja cek tiketnya di traveloka, dan langsung beli. Kapan pun kamu mau membeli langsung saja tidak perlu basa basi.

  • Bisa Beli Tiket Di mana dan Kapan saja

Kamu pasti pernah ingin membeli tiket tetapi masih kerja, masih sekolah, atau masih sedang bermain dengan teman. Saat kamu ingin membeli tiket saat sedang di luar rumah apalagi jauh dari stasiun kamu tetap bisa membeli tiket lewat smartphone kamu. Tidak perlu khawatir lagi kehabisan karena kamu bisa membelinya di mana saja.

Kamu pasti juga pernah kan saat harus beli tiket kereta tetapi cuaca tidak mendukung kadang panas, kadang hujan, badai, bahkan angin puting beliung sekalipun kamu tetap bisa membeli tiket kereta api di traveloka. Tinggal membuka aplikasi, pilih tanggal keberangkatan, berapa banyak penumpang, tentukan tujuan dan stasiun keberangkatan saja kamu bisa memilih berbagai jenis kereta api tanpa harus keluar rumah. Jadi, kamu bisa beli tiket kereta di mana saja dan kapan saja.

  • Rekomendasi Kereta yang Beragam

Jika kamu beli tiket di traveloka, kamu bisa tahu kereta apa saja yang bisa mengantar kamu ke tujuan. Selain jenis kereta, kamu juga bisa mendapatkan harga kereta yang sesuai dengan keuangan kamu. Saat kamu melakukan pencarian, kamu akan diberikan banyak sekali pilihan kereta dengan rute yang sama, ditampilkan juga kelas dari kereta sehingga kamu bisa menimbang dan memilih kereta yang akan kamu tumpangi.

  • Cara Bayar yang Mudah

Pesan kereta api di traveloka selain mudah caranya, bayarnya juga sangat mudah. Kamu bisa membayar tiket yang dipilih dengan berbagai metode pembayaran. Kamu bisa membayar menggunakan kartu kredit, bisa membayar lewat ATM, Mobile banking, internet banking, minimarket, dan juga kartu debit. Kamu bisa membayarnya tanpa harus ke stasiun dengan menggunakan banyak fasilitas pembayaran yang tidak ribet. jika kamu tidak punya kartu debit, kartu kredit, m-banking, dan e-banking bisa langsung cari mini market terdekat untuk membayarnya. Mudah bukan?

Selain mudah cara pembayarannya, kini traveloka juga menyediakan fitur pay later yang bisa kamu gunakan untuk acara yang mendesak tetapi kamu belum punya uang. Dengan menggunakan fitur pay later, kamu bisa tetap bepergian walaupun dalam keuangan yang buruk. Cicilannya juga ringan jadi bisa kamu bayar setelah gajian. Tidak perlu takut membayar online atau menggunakan fitur pay later karena sudah terlindungi dan data-data yang kamu berikan akan dijamin keamanannya oleh pihak traveloka, tenang saja tidak akan ada yang menyalahgunakannya.

Pengalaman Menjadi Pejuang PJKA (Pulang Jumat Kembali Ahad)

PENGALAMAN MENJADI PEJUANG PJKA

PENGALAMAN MENJADI PEJUANG PJKA

Tidak terasa, hampir 4,5 tahun aku bekerja dan merantau di ibukota Indonesia yang dikenal lebih kejam daripada ibu tiri yaitu Jakarta. Dulu saat masih berstatus lajang, aku jarang sekali pulang ke kota kelahiranku di Yogyakarta dan lebih memilih untuk menghabiskan waktu di akhir pekan untuk istirahat dan nonton film di kost. Namun sejak berubah status menjadi seorang suami dan bapak satu anak, rasanya kalau akhir pekan tidak pulang ke Jogja perasaanya jadi kacau, galau dan kurang bergairah.

Karena keterbatasan dana dan waktu, maka salah satu pilihan transportasi yang sering aku gunakan untuk pulang ke Jogja adalah menggunakan Kereta Api Gajah Wong. Ini adalah transportasi yang paling cepat, nyaman di fisik dan nyaman di kantor kuli berkantong pas-pas an karena aku bisa berangkat dari Jakarta pada hari Jumat sepulang kantor dan tiba di Yogyakarta di hari Sabtu dini hari. Di hari Sabtu dan Minggu aku bisa gunakan waktu sepuasnya bersama keluarga dan pada hari Minggu malam aku berangkat kembali ke Jakarta dan senin pagi bisa langsung bekerja kembali.

Kebiasaan pulang ke Jogja hari Jumat dan kembali berangkat ke Jakarta pada hari Ahad alias Minggu ternyata tidak hanya aku aja yang melakukannya. Ternyata ada ratusan orang lainnya juga terutama Bapak-Bapak yang bernasib sama denganku. Bahkan jika diamati, orang yang naik kereta biasanya hanya itu-itu saja sehingga kami pun memiliki sebuah istilah yaitu Pejuang PJKA. Kata PJKA sendiri merupakan kependekan dari Pulang Jumat Kembali Ahad, sebuah nama yang cocok bagi kami yang rela capek demi melepas rindu dengan keluarga.

Perjuangan para pejuang PJKA bagi aku sendiri itu sebuah perjuangan yang sungguh besar bagi keluarga dan dirinya sendiri. Disaat orang lain dapat memeluk anak-anak dan pasangan setiap harinya, aku harus puas dengan video call dan melihat serunya anak-anak bermain. Ketika lezatnya makan malam dan hangatnya kebersamaan keluarga dinikmati orang lain setiap hari, aku hanya bisa bersyukur dapat menikmati masakan warteg langganan bersama teman-teman atau pelanggan lain. Pokoknya sedih banget deh jadi pejuang PJKA.

Belum lagi kalau paling nyesek itu ketika udah beli tiket kereta api Gajah Wong jauh-jauh hari, eh tiba-tiba dapat surat perintah untuk tugas ke luar pulau. Wahh rasanya sedih dan emosi campur aduk. Sedih karena keinginan untuk berkumpul bersama keluarga harus ditunda serta emosi dan kecewa karena aku harus membatalkan tiket dan otomatis harus merelakan 25% harga tiket melayang. Loh kok melayang?? Ya ialah, soalnya kalau kita cancel tiket maka kita dapat uang refund hanya 75% dari harga tiket yang dibeli. Ikutan nyeesekk gak? Hehehehe…

Tapi dibalik duka selalu ada suka dan hal-hal positif serta hikmah yang dapat diambil. Dengan menjadi pejuang PJKA, kadang aku mendapatkan teman dan relasi baru. Kadang kita bisa ngobrol dan bertukar informasi dan wawasan sesama pejuang PJKA. Hal ini mungkin tidak akan didapatkan oleh orang-orang yang bukan Pejuang PJKA.

Hidup adalah pilihan, seringkali kita dihadapkan pada pilihan yang sangat tidak menguntungkan. Ketika hal tersebut yang ada dihadapan kita, maka keikhlasan, kekuatan hati dan kepasrahan kepada Tuhan untuk menjalaninya dapat menjadi pendorong semangat yang mumpuni. Semoga di tahun depan, aku sudah tidak berstatus Pejuang PJKA lagi dan harapan untuk pindah ke Jogja bisa terwujud sehingga bisa berkumpul dengan sanak saudara disana. Yang mengamini, aku doakan selalu sehat yaa… Aamiin.