Perjalanan Lebih Menyenangkan Dengan Harga Sewa Mobil Surabaya yang Terjangkau

sumber liputan6.com

Sebenarnya, menghabiskan liburan ke Surabaya bukanlah ide cemerlang saya. Surabaya menjadi pilihan terakhir untuk menghabiskan waktu liburan karena Kota Tersebut memiliki kenangan manis bagi orang tua saya. Katanya, Surabaya merupakan tempat dimana ayah mulai modus mengambilkan buku-buku yang berserakan sesaat setelah ibu (pura-pura) terjatuh. Dari situlah pandangan pertama ala sinetron terjadi. Dua tahun kemudian, lahirlah aku ke dunia, tepatnya di Kota Surabaya.

Ibu terlihat bersemangat mengemas barang-barang yang diperlukan untuk liburan nanti. Sedangkan ayah, sibuk menelpon teman-temannya untuk mencari tahu informasi mengenai harga penyewaan mobil untuk digunakan selama di Surabaya. Dibalik telepon tersebut, terdengar suara yang cukup nyaring yang kira-kira bunyinya seperti ini, “Dapetin sewa mobil termurah di Kota Pahlawan, dijamin gak bakal nyesel!”. Setelah itu, ayah bergegas untuk mencari informasi tersebut di Traveloka.com.

Setelah semuanya selesai, saat itu juga kami bergegas menuju bandara. Perjalanan dari rumah kami menuju bandara memakan waktu kurang lebih 1.5 jam, sehingga waktu tersebut kami gunakan untuk bernyanyi dan juga bercanda ringan. Ayah bilang bahwa lagu kesukaan mereka adalah lagu-lagunya Rhoma Irama. Ibu dan ayah selalu menyanyikan lagu yang berjudul ‘Piano’, dan katanya ayah yang memerankan suaranya Rita Sugiarto. Kok gitu ya?

Sesampainya di bandara Soekarno Hatta, kami pun bergegas untuk check-in dan menunggu di ruang tunggu. Perjalanan Jakarta-Surabaya kemungkinan memakan waktu selama 1 jam 30 menit. Maka dari itu, ibu membeli banyak sekali makanan agar kami tidak mati kelaparan selama berada di pesawat. Sedangkan ayah sibuk bolak-balik WC selama di ruang tunggu. Ayah merupakan salah satu orang yang tidak bisa buang air kecil di dalam pesawat.

sumber : mediaindonesia.com

Sesampainya di Bandara Juanda, ibu dan ayah begitu antusias. Sedangkan saya hanya bisa mengeluh karena cuacanya yang lebih panas dari Jakarta. Kami pun segera bergegas ke hotel untuk merebahkan badan kami sejenak. Selama perjalanan menuju hotel, ayah dan ibu saling bertatapan. Mereka saling menggenggam tangan satu sama lainnya. Apalah artinya seorang jomblo seperti saya yang hanya bisa menikmati pemandangan di balik jendela mobil.

Selama di sana, tentu saja kami berkeliling Kota Surabaya dengan menggunakan mobil yang sudah ayah sewa. Kami mengunjungi banyak destinasi wisata yang cukup menarik selama 3 hari 4 malam. Destinasi-destinasi wisata tersebut yaitu:

  • Taman Bungkul
  • Hutan Bambu dan Taman Harmoni Keputih
  • Kebun bibit Wonorejo
  • Taman prestasi
  • Kebun Binatang Surabaya
  • Taman Hiburan Rakyat
  • De Mata Trick Eye Museum
  • Surabaya Carnival Park

 

sumber : jejakpiknik.com

Untuk mengunjungi tempat-tempat wisata tersebut tentu saja kami mengeluarkan uang yang tidak sedikit. Namun ayah bilang bahwa kami beruntung bisa menikmati 8 destinasi wisata tersebut. Hal tersebut dikarenakan harga sewa mobil yang tidak terlalu mahal, sehingga banyak sisa uang yang bisa dialokasikan untuk pergi ke tempat-tempat wisata tersebut. Dengan begitu, harga sewa mobil murah yang direkomendasikan oleh teman ayah memang benar adanya.

Pada awalnya saya memang tidak terlalu senang dengan rencana liburan ini. Namun jika dipikir-pikir, momen kebersamaanlah yang lebih penting, tidak peduli tempat mana yang akan dikunjungi. Saya berharap agar selalu bisa meluangkan waktu bersama orang tua saya, sehingga sewaktu-waktu saya bisa membawa mereka kembali ke Kota Surabaya yang penuh kenangan.

Mengulas Layanan Unggulan Hingga Tarif Kamar di RS Premier Bintaro Tangerang

RS Premier Bintaro

RS Premier Bintaro

Tangerang merupakan kawasan yang cukup dekat dengan ibukota Jakarta, tepatnya di Banten. Berbicara mengenai fasilitas kesehatan didaerah tersebut tidak bisa terlepas dari keberadaan RS Premier Bintaro yang sudah ada sejak 12 Oktober 1998. Bisa dikatakan masih cukup baru, tetapi layanan serta fasilitas yang dimiliki rumah sakit tersebut tidak kalah dengan beberapa tempat pelayanan kesehatan lainnya. Mempunyai alamat lengkap di Jl. M.H Thamrin Blok B3 No, 1 Sektor 7 Bintaro Jaya, Pondok Jaya, Pondok Aren, Tangerang, Banten.

Sama dengan rumah sakit lainnya, premier bintaro juga telah menyediakan beragam fasilitas yang tentu membuat para pasien lebih puas menggunakannya. Mereka mempunyai laboratorium, radiologi, rehabilitasi medis, endoskopi dan masih banyak lagi lainnya. Keunggulan yang dimiliki oleh rumah sakit itu sendiri ada beberapa seperti layanan ortopedi dan cardiology. Bagi warga yang mengalami masalah kesehatan tulang ataupun bagian cardiology serta ortopedi, bisa langsung saja kunjungi premier bintaro. Tidak jarang pula rumah sakit tersebut menjadi tempat rujukan bagi para pasien beberapa rumah sakit yang kurang memadai khusus masalah tersebut.

Sebagai pendukung kepuasan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat, rumah sakit premier bintaro juga telah menyediakan beberapa pilihan kamar dengan tarif yang beragam. Apa saja yang ditawarkan, simak berikut ini:

1. SVIP.

Kamar pertama yang ditawarkan adalah SVIP dengan beberapa fasilitas seperti elektrik bed, dining room, pantry, kamar mandi dalam, lemari, elektrik kettle, sofa bed, 2 single sofa, kulkas, 2 televisi, 2 telephone, lemari kecil, over bed, welcome drink, sampai dengan koran setiap pagi. Harga yang ditawarkan SVIP di RS Premier Bintaro mulai dari Rp. 2.950.000.

2. VIP.

Lalu ada pilihan kamar VIP dengan harga mulai Rp. 1.950.000, fasilitas yang didapatkan cukup lengkap mulai dari elektrik bed, kamar mandi dalam, lemari, electric kettle, sofa bed, single sofa, kulkas, televisi, telephone, lemari kecil, over bed, serta disediakan koran setiap paginya.

3. Kelas 1.

Berbeda dengan sebelumnya, kamar pada kelas 1 berkapasitas 2 orang dengan fasilitas manual bed, kamar mandi dalam, satu televisi per satu bed, single chair, lemari kecil, over bed table. Harga kelas 1 untuk setiap harinya mulai dari Rp. 975.000, lebih sedikit terjangkau.

4. Kelas utama A dan B.

Ada dua tipe kelas utama yang disediakan yaitu A dan B, untuk harga dari keduanya perbedaan tidak terlalu besar karena hanya Rp. 50.000 setiap harinya. Dari fasilitas ataupun luas kamar juga tidak ada perbedaan secara signifikan.

5. Kelas 2 dan 3.

Mempunyai perbedaan harga yang signifikan dari keduanya, untuk kelas 2 mulai dari Rp. 700.000 dan untuk kelas 3 mulai dari Rp. 300.000. Kapasitas kamar yang digunakan juga berbeda, didalam kelas 2 ada 3 pasien tetapi untuk kelas 3 bisa ditempati 5 pasien sekaligus.

Setelah melihat beberapa tipe kelas dan juga tarif yang dipasang, sepertinya memang paling baik itu menjaga kesehatan diri. Ulasan diatas hanya sebagai bahan informasi di kala ada kejadian yang tidak diinginkan dan harus dilakukan perawatan secara intensive. Bagi warga Tangerang ada RS Premier Bintaro yang bisa menjadi pilihan. Dengan fasilitas dan beberapa layanan unggulan yang telah dijelaskan diatas. Semoga sedikit ulasan tersebut dapat menjadi tambahan informasi bagi Anda semuanya, tetapi tetap keinginan utama selalu sehat seluruh anggota keluarga.

Liburan ke Surabaya

Liburan ke Surabaya? Ini Destinasi Wisata yang Harus Dikunjungi

Naik kereta api tut tut tut

Siapa hendak turut

Ke Bandung, Surabaya

Bolehlah naik dengan percuma

Sesuai dengan lirik lagu naik kereta itu, kali ini kita akan membahas destinasi wisata di Surabaya. Kamu mungkin sudah berkali-kali liburan ke Surabaya. Tapi, sudahkah kamu mengunjungi destinasi wisata di Surabaya ini?

Coba cek lagi. Berikut ini adalah destinasi wisata di Surabaya yang seharusnya tidak kamu lewatkan. Apalagi seperti saya akan mengunjungi Surabaya bersama dengan keluarga

Surabaya North Quay

Lokasi    : Perak Utara, Kecamatan Pabean, Cantian, Surabaya

Buka      : Setiap hari kecuali hari Senin, pukul 11.00 – 20.00 WIB

Surabaya North Quay merupakan destinasi wisata yang menyuguhkan pemandangan laut yang indah. Tempat ini berada di lantai dua dan tiga Terminal Gapura Surya Nusantara. Tidak hanya menikmati pemandangan laut yang menakjubkan, kamu juga bisa menikmati berbagai kuliner khas Surabaya di tempat ini.

Jembatan Suramadu

Lokasi    : Jalan Tol Suramadu, Tambak Wedi, Kenjeran, Surabaya

Jembatan Suramadu dibangun untuk menghubungkan Surabaya dengan Madura. Jembatan sepanjang 5.384 meter ini menjadi jembatan terpanjang di Indonesia. kamu bisa melewatinya untuk perjalanan menuju Pulau Madura.

Pantai Kenjeran Lama

Lokasi    : Jalan Raya Pantai Lama No. 12, Kenjeran, Kecamatan Bulak, Surabaya

Buka      : Setiap hari pukul 07.00 – 18.00 WIB

Destinasi wisata selanjutnya jika kamu liburan ke Surabaya adalah Pantai Kenjeran Lama. Kalau kamu penat dengan suasana kota dan ingin menikmati angin semilir pantai, kamu bisa mengunjungi tempat ini selama kamu di Surabaya. Terlebih, lokasinya sangat mudah dijangkau karena tidak jauh dari pusat kota. Dengan membayar biaya masuk sebesar Rp 15.000 per orang, kamu sudah bisa menikmati keindahan pantai ini.

Kebun Bibit Wonorejo

Lokasi    : Jalan Raya Kendalsari No. 70, Wonorejo, Rungkut, Surabaya

Buka      : Setiap hari pukul 08.00 – 17.00

Dimana lagi bisa menemukan wisata alam di tengah kota kalau bukan di kebun bibit Wonorejo. Kontras dengan kondisi kota Surabaya yang dipenuhi gedung pencakar langit, kebun bibit Wonorejo menjadi semacam oase bagi yang butuh wisata alam yang sangat mudah dijangkau. Apalagi kamu tidak perlu mengeluarkan uang untuk bisa masuk ke dalamnya, alias gratis.

Hutan Mangrove Wonorejo

Lokasi    : Jalan Raya Rungkut Wonorejo No. 1, Wonorejo, Rungkut, Surabaya

Masih seputar wisata alam, pilihan tempat wisata selanjutnya adalah hutan mangrove Wonorejo. Dengan tiket masuk Rp 30.000, kamu bisa menikmati keindahan hutan mangrove sambil menaiki kapal. Sayangnya, tempat wisata ini tidak beroperasi selama hari kerja, jadi hanya buka pada hari Sabtu, minggu, dan hari libur saja. Kalau kamu mau kesini, jangan lupa membawa bekal makanan dan minuman yang cukup karena tidak ada pedagang di sini.

Surabaya Carnival Park

Lokasi    : Jalan Ahmad Yani No. 333, Dukuh Menanggal, Kecamatan Gayungan, Surabaya

Buka      : Setiap hari pukul 15.00 – 23.00

Liburan ke Surabaya belum sah rasanya kalau belum berkunjung ke Surabaya Carnival Park. Tempat ini merupakan taman hiburan lengkap dengan berbagai macam permainan yang mengusung konsep seperti pasar malam. Jadi kalau biasanya taman hiburan buka sejak pagi, Surabaya Carnival Park buka sejak sore hingga malam hari.

Nah, itulah enam destinasi wisata untuk kamu yang wajib kamu kunjungi selama liburan ke Surabaya, termasuk saya yang akan mengunjungi Surabaya bersama dengan keluarga. Ada destinasi wisata alam hingga taman hiburan. Sangat cocok untuk kamu yang liburan bersama pasangan atau bersama dengan keluarga besar. Jadi, selamat menikmati liburan di Kota Pahlawan.

Sering kebingungan mau menginap dimana selama di Surabaya. Kalau masalah menginap saya biasakan pesan online aja, kalau pesannya biasanya klik di sini. Tinggal pesan aja gak pakai repot, pilih yang sesuai dengan keinginan jadi nyaman. Nyaman karena memang sudah sesuai dengan pilihan kita

Mau Beli Tiket Nonton Bioskop? Pesan Online di Traveloka Aja

Mau Beli Tiket Bioskop Pesan Online di Traveloka Aja

Mau Beli Tiket Bioskop Pesan Online di Traveloka Aja

Sejak duduk di bangku SMA, selain bermain bola aku juga paling hobby untuk menonton film. Karena belum bekerja dan belum memiliki banyak uang, ya hobby menonton film saat itu hanya bisa dilampiaskan dengan menonton film yang diputar di stasiun televisi swasta. Hampir setiap malam setelah selesai makan dan belajar, aku langsung duduk di depan TV untuk menyaksikan film-film yang diputar bersama kakak atau orang tua. Jenis film favoritku adalah action, horror, thriller, comedy dan sci-fi.

Duduk di bangku kuliah aku masih setia dengan hobby menonton film dan berhubung internet di kampus kencang, aku biasanya download film terlebih dahulu dan disimpan untuk ditonton di rumah. Yahh namanya masih anak muda dengan kantong pas-pas an jadi masih dimaafkan ya suka dengan bajakan hehee.. Tapi kebiasaan download film hilang semenjak aku pacaran sama seseorang yang menjadi istriku saat ini. Kami berdua sama-sama hobby menonton dan hampir tiap senin nonton film yang sedang tayang saat itu. Seingatku kenapa kami suka nonton di hari senin karena harga tiket di hari Senin itu paling murah.

Hobby menonton kami berdua masih berlanjut hingga saat ini dan rencananya kami akan menghabis weekend besok dengan menonton film di Bioskop. Rencananya kami akan menonton Captain Marvel atau Yowis Ben 2. Istri sih berharapnya bisa nonton Captai Marvel biar tahu alur cerita sebelum Avengers End Game yang mulai diputar April mendatang.

Dulu kita harus datang lebih awal untuk antri nonton bioskop tapi di jaman digital saat ini, kita bisa beli dan hunting tiket secara online dimana saja. Ada banyak situs yang menyediakan jasa pembelian tiket bioskop secara online dengan harga yang berbeda-beda. Namun sebagai eks-mahasiswa yang suka dengan diskonan, aku paling merekomendasikan untuk membeli tiket nonton melalui Traveloka Movies.

Traveloka Movies

Traveloka seperti yang diketahui adalah perusahaan yang menyediakan layanan pemesanan tiket pesawat dan hotel secara online dengan fokus perjalanan domestik di Indonesia. Namun selain pemesanan tiket pesawat dan hotel, kalian juga bisa melakukan pemesanan tiket nonton di bioskop kesayangan kalian. Saat ini Traveloka sudah bekerjasama dengan CGV dan CinemaXX dalam penjualan tiket nonton.

Salah satu alasanku untuk membeli tiket nonton bioskop di Traveloka karena setelah cek harga tiket sana-sini, Traveloka memiliki harga yang lebih murah dengan pilihan tiket yang lebih lengkap. Bahkan Traveloka sering memberikan promo diskon 50% untuk setiap pembelian tiket nonton, lumayan pake banget kan hehe

Untuk cara pemesanan tiket nonton bioskop melalui Traveloka caranya gampang banget. Berikut panduan yang mungkin bisa bermanfaat bagi kalian yang baru pertama kali beli tiket nonton di Traveloka :

  1. Unduh aplikasi aplikasi Traveloka di Google Play Store atau Apps Store.
  2. Setelah selesai mengunduh dan menjalan aplikasi Traveloka, silahkan buat akun atau login terlebih dahulu.
  3. Setelah login kalian tinggal pilih menu Bioskop di kategori Aktivitas dan Hiburan. Selanjutnya kita tinggal pilih kota dimana kita berada.
  4. Pilih film yang ingin ditonton dan lokasi bioskop. Kemudian pilih hari, tanggal dan jam pertunjukkan film yang akan ditonton.
  5. Selanjutnya pilih kursi dimana akan menonton filmnya. Tempat favoritku untuk menonton biasanya di baris C, D atau E dan dekat jalan. Ini merupakan lokasi pas di tengah-tengah layer soalnya. Tapi selera setiap orang bisa berbeda juga hehe
  6. Selesai memilih film, tempat bioskop, tanggal dan jam pertunjukkan maka kita tinggal melakukan pembayaran. Pembayaran bisa menggunakan transfer bank BCA, Mandiri, BRI dan BNI ataupun menggunakan BCA KlikPay.
  7. Setelah melakukan pembayaran maka kalian akan menggunakan kode booking yang dapat ditukarkan dengan tiket nonton.
  8. Mudah dan cepat kan beli tiket nonton di bioskop. Jaman memang sudah berubah haha..

Last but not least, sering-sering buka halaman promo Traveloka yak karena siapa tau beruntung bisa dapat promo untuk beli tiket nonton bioskop. Untuk saat ini promo diskon 50% yang tersedia adalah menggunakan kode voucher : NONTONMEWAH.

Jadi mau nonton film apa nih dalam waktu dekat ini teman-teman? Aku sih tetap memasukkan film Captain Marvel terus Yowis Ben 2 dan nanti di bulan April pengen nonton Avengers End Game. Mungkin film Liam Nielson yang baru berjudul Cold Pursuit juga bisa dijadikan wishlist film yang akan ditonton. Jangan lupa beli tiket nonton di Traveloka aja ya manteman…

 

Royal Golden Eagle Menumbuhkan Kreativitas Membatik Wanita Riau

Royal Golden Eagle Menumbuhkan Kreativitas Membatik Wanita Riau

Membatik sebenarnya bukan keahlian masyarakat di Riau. Namun, berkat dukungan Grup APRIL, hal itu berubah. Kreativitas para wanita di Bumi Lancang Kuning dalam membuat batik tumbuh karena dilatih oleh anak perusahaan Royal Golden Eagle (RGE) tersebut.

APRIL merupakan bagian dari RGE. Mereka adalah produsen pulp dan kertas terkemuka di dunia. Namun, di bawah naungan Royal Golden Eagle tidak hanya ada ada APRIL. Masih ada anak-anak perusahaan lain yang menggeluti industri berbeda.

RGE berdiri pada 1973 dengan nama Raja Garuda Mas. Mereka merupakan korporasi yang berkiprah di pemanfaatan sumber daya alam. Pulp dan kertas adalah salah satu bidang yang ditekuni. Tapi, mereka juga bergerak di sektor lain mulai dari kelapa sawit, selulosa spesial, serat viscose, serta minyak dan gas.

Berkat itu, sayap Royal Golden Eagle sudah melebar ke luar Indonesia. Mereka punya anak-anak perusahaan di Tiongkok, Brasil, Kanada, dan Spanyol. Meski memiliki bidang industri berbeda dan tersebar di berbagai tempat, anak perusahaan RGE selalu mempunyai kesamaan. Mereka diwajibkan untuk aktif mendukung masyarakat di sekitarnya. Tidak aneh, unit-unit bisnis RGE berlomba mengembangkan komunitas di area perusahaan.

APRIL melakukannya dengan banyak cara. Salah satunya dengan menumbuhkan kreativitas para wanita di Riau dalam membatik. Aktivitas tersebut dipicu oleh kegiatan para wanita di Riau. Banyak di antara mereka yang memiliki waktu senggang usai mengurus rumah tangga. Ini disadari oleh oleh para wanita tersebut. Namun, mereka memang tidak tahu harus berbuat apa.

Hal ini yang akhirnya mendorong APRIL untuk melakukan pelatihan membatik di Pangkalan Kerinci, Riau, sejak 2013. Kegiatan ini merupakan hal baru bagi para wanita di sana. Sebab, batik bukan seni yang dikembangkan di Riau. Namun, APRIL tahu bahwa para wanita di Riau punya potensi yang terpendam. Maka, dengan mendirikan Rumah Batik Andalan, mereka melakukan pelatihan batik ke warga yang bersedia.

Anak perusahaan Royal Golden Eagle ini cukup serius dalam menjalankan pelatihan. Mereka mengundang sejumlah ahli produksi batik untuk datang langsung. Selain itu, mereka pun tidak ragu mengirim para peserta untuk belajar ke sentra-sentra pembuatan batik seperti di Yogyakarta, Surakarta, dan Pekalongan.

Mereka yang serius dan bertahan terus berlatih menuai buah manis. Para wanita tersebut mampu memproduksi batik dan memperoleh penghasilan dari hasil berjualan. Salah satu contohnya adalah Siti Nurbaya. Wanita yang saat ini menjadi Ketua Rumah Batik Andalan ini mulanya tidak tahu sama sekali tentang produksi batik. Namun, berkat pelatihan yang diberikan APRIL, ia jadi terampil memproduksinya.

Saat ini, wanita yang biasa disapa Bu Baya ini menjual hasil produksinya di Rumah Batik Andalan. Konsumennya bukan hanya warga sekitar, namun banyak pula dari pihak-pihak di luar Pangkalan Kerinci. Misalnya dari para tamu APRIL, pejabat pemerintah yang melakukan kunjungan, ataupun hotel di sekitar Riau.

Berkat itu, penghasilan pun diperoleh. Saat ini, per bulan Rumah Batik Andalan mampu menembus omzet Rp20 juta hingga Rp30 juta. Namun, ketika pesanan sedang banyak, omzet meningkat drastis.

“Kami menerima banyak sekali pesanan batik. Kami pernah dapat order pembuatan 1.700 lembar batik. Sekarang salah satu hotel sudah mau memesan batik ke kami. Rata-rata omset kami sebesar Rp25-30 juta perbulan. Bahkan, kami bisa mendapat omzet Rp100 juta perbulan ketika ada order seragam,” kata Bu Baya di Wartaekonomi.co.id. 

MEMBUAT MOTIF SENDIRI

sumber : aprilasia.com

Bu Baya bukan satu-satunya orang yang merasakan manfaat Rumah Batik Andalan. Program dari APRIL itu membantu banyak wanita untuk produktif. Berkat kemampuan membatik, mereka jadi punya penghasilan untuk mendukung ekonomi keluarganya.

Salah satu contohnya wanita asal Pangkalan Kerinci, Hari Fitri Rahmadani. Mulanya ia tidak produktif. Fitri, demikian ia biasa disapa, tidak mampu membantu suaminya yang bekerja serabutan dalam mendapatkan penghasilan. Namun, setelah dilatih oleh unit bisnis RGE tersebut di Rumah Batik Andalan, semua itu berubah.

“Diajak ke Yogyakarta, didatangkan juga pembatik dari Yogya ke sini. Kami masih memiliki banyak kekurangan. Dari desain, dan warna. Kami belajar lagi ke Pekalongan. Kami diberi kepercayaan membuat syal, masih kurang juga. Kami lalu diajak ke Padang. Ada juga guru dari Solo supaya warnanya tidak luntur, cerah, dan berbagai macam motif. Sekitar 1 tahun kita belajar,” papar Fitri.

Setelah difasilitasi pelatihan oleh anak perusahaan Royal Golden Eagle tersebut, Fitri jadi terampil membatik. Ia pun mulai memproduksi batik. APRIL juga mendukung upaya produksi. Mereka memberinya dukungan permodalan. Namun, modal yang diberikan bukanlah uang, melainkan berupa bahan baku seperti kain, lilin dan pelatihan.

Berkat itu, Fitri mampu mendapat penghasilan sendiri. Bersama-sama dengan yang lain, ia membuat batik dan dijual melalui Rumah Batik Andalan. Merekai mendapat upah dari tiap lembar yang dikerjakannya sebesar Rp100-200 ribu. Untuk batik tulis dibanderol Rp350-500 ribu dan semitulis dihargai Rp200-300 ribu. “Kalau pendapatan saya per bulan Rp2-2,5 juta, bersih. Banyak ibu-ibu yang bisa mengkuliahkan anaknya. Ada juga yang kredit rumah atau kredit motor,” kata Fitri.

Bukan hanya penghasilan yang didapatkan oleh Fitri maupun para wanita di Pangkalan Kerinci dari Rumah Batik Andalan. Lebih dari itu, bakat terpendam mereka muncul. Kreativitas dalam membatik merupakan buktinya. Para wanita di Rumah Batik Andalan itu akhirnya mampu melahirkan motif sendiri. Mereka mengambil inspirasi dari alam sekitar di Pangkalan Kerinci dan Riau secara umum.

Ada lima motif batik yang mereka hasilkan, yakni Bono, Akasia, Timun Suri, Eukaliptus dan Lakum. Setiap motif punya makna tersendiri. Motif Bono misalnya. Ini terinspirasi dari ombak Bono yang ada di Sungai Kampar yang unik. Lain lagi dengan motif Timun Suri dan Lakum. Mereka membuatnya karena banyak ditemukan di Pangkalan Kerinci dan disukai oleh masyarakat di sana sebagai sayuran.

Sementara itu, inspirasi motif Akasia dan Eukaliptus tak kalah menarik. Mereka melihatnya sebagai ciri khas daerah. Sebab, kedua tanaman itu banyak ditanam di daerahnya karena menjadi sumber bahan baku pulp dan kertas.  Motif-motif tersebut menjadi ciri khas batik di sana. Berbeda dengan di Pulau Jawa, motif batik lebih didominasi warna cerah.

“Warna batik Pelalawan memang lebih berani. Motif-motif ini dipatenkan. Kami ingin orang tahu bahwa ini ciri khas Pelalawan. Jadi orang lain enggak bisa sembarangan memakai  motif batik kami,” kata Fitri. Kreativitas para wanita Riau memang tersalurkan. Mereka mampu membuat batik sendiri berkat dukungan APRIL. Anak perusahaan Royal Golden Eagle tersebut mendukungnya dari awal untuk berkembang hingga mandiri.